ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH ^_^

Senin, 13 Februari 2012

Jihad Fi Sabilillah ( Arti Jihad yang Sesungguhnya)


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Maafkan daku karena telah lama meninggalkan dirimu...!! Padahal hanya kamu tempat ku mencurahkan isi hati...hikss..hikss..hikss..Blog ku Tercinta (lebay banget nih hehehehe :D).hMmm...sudah lama saya tidak berkunjung ke blog saya tercinta ini,padahal banyak sekali hal-hal yang saya harus tuliskan disini.maafkan daku ya blog..daku tak kan pernah meninggalkanmu lagi..janji deh...Viisszz..!!

Hufth..sebenarnya saya jenuh,entah kenapa,,ya sudahlah semangat!! Jangan jenuh dunk..!! (ok..ok..ok.. hhe :D).kali ini kita akan membahas suatu tema yang teramat familiar dikalangan remaja/remaji muslim..eitzzzzz..enak aja,bukan hanya dikalangan remaja/remaji tapi lebih luasnya umat islam...karena kita sebagai umat islam yang benar2 mencintai islam sebagai agama kita,kita harus memahami,mendalami agama islam dengan benar.(yaelaaa....lama amat,ane ga sabar nih..apa sih tema pembicaraan kalie ini??.,,,,woi..sabar..hahahahaa :D orang sabar di sayang Allah...) ok deh saya tak akan bertele2  tema kali ini adalah JIHAD.





Kebanyakan orang awam mendefinisikan jihad adalah perang menggunakan senjata sampe titik darah penghabisan,padahal jihad itu banyak maknanya,sebagai muslim yang baik kita tidak boleh memandang kata jihad dalam 1 sudut pandang,makan jihad dalam islam itu luas,banyak tingkatan2nya.maka dari itu kali ini saya akan paparkan mengenai definisi jihad,agar kita sebagai umat muslim tidak menyalah artikan kata jihad.

Jihad secara bahasa berarti mengerahkan dan mencurahkan segala kemampuannya baik berupa perkataan maupun perbuatan. Dan secara istilah syari’ah berarti seorang muslim mengerahkan dan mencurahkan segala kemampuannya untuk memperjuangkan dan meneggakan Islam demi mencapai ridha Allah SWT. Oleh karena itu kata-kata jihad selalu diiringi dengan fi sabilillah untuk menunjukkan bahwa jihad yang dilakukan umat Islam harus sesuai dengan ajaran Islam agar mendapat keridhaan Allah SWT

Allah swt berfirman :

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu membela (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad: 7).

Nah pembaca dari sinilah kita berjihad,berjihad membela agama Allah.yaitu dengan cara menegakan syariat islam.dimulai dari diri sendiri.mengokohkan ketauhidan kita kepada Allah..sebelum membahas msalah ilmu tauhid,ada baiknya kita tau dulu apa itu definisi Ilmu tauhid, adalah ilmu yang membahas pengokohan keyakinan-keyakinan agama Islam dengan dalil-dalil naqli maupun aqli yang pasti kebenarannya sehingga dapat menghilangkan semua keraguan, ilmu yang menyingkap kebatilan orang-orang kafir, kerancuan dan kedustaan mereka. Dengan ilmu tauhid ini, jiwa kita akan kokoh, dan hati pun akan tenang dengan iman. Dinamakan ilmu tauhid karena pembahasan terpenting di dalamnya adalah tentang tauhidullah (mengesakan Allah).


Allah swt. berfirman:
 “Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar, sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.” (Ar-Ra’d: 19)
Kita sebagai muslim yang baik  harus kokoh ketauhidannya kepada Allah,harus tau ajaran islam secara benar,maka dari situ akan tumbuh kecintaan kita kepada agama  Islam.karena sesungguhnya orang yang mempelajari islam secara benar.akan hadir ketenangan didalam qalbunya.jiwanya merasa tentram dan damai.karena sejatinya agama islam itu hadir tuk membawa  kesejatraan dan ketenangan serta kedamaian untuk pemeluknya.
Ilmu Tauhid meliputi..
1. Iman kepada Allah, tauhid kepada-Nya, dan ikhlash beribadah hanya untuk-Nya tanpa sekutu apapun bentuknya.
2. Iman kepada rasul-rasul Allah para pembawa petunjuk ilahi, mengetahui sifat-sifat yang wajib dan pasti ada pada mereka seperti jujur dan amanah, mengetahui sifat-sifat yang mustahil ada pada mereka seperti dusta dan khianat, mengetahui mu’jizat dan bukti-bukti kerasulan mereka, khususnya mu’jizat dan bukti-bukti kerasulan Nabi Muhammad saw.
3. Iman kepada kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada para nabi dan rasul sebagai petunjuk bagi hamba-hamba-Nya sepanjang sejarah manusia yang panjang.
4. Iman kepada malaikat, tugas-tugas yang mereka laksanakan, dan hubungan mereka dengan manusia di dunia dan akhirat.
5. Iman kepada hari akhir, apa saja yang dipersiapkan Allah sebagai balasan bagi orang-orang mukmin (surga) maupun orang-orang kafir (neraka).
6. Iman kepada takdir Allah yang Maha Bijaksana yang mengatur dengan takdir-Nya semua yang ada di alam semesta ini.
Allah swt berfirman:
“آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللّهِ وَمَلآئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ
“Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.” (Al-Baqarah: 285)
Rasulullah saw. ditanya tentang iman, beliau menjawab,
أنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ.
“Iman adalah engkau membenarkan dan meyakini Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan taqdir baik maupun buruk.” (HR. Muslim).


Kembali lagi ke topik semula jihad,jihad disini ada beberapa tingkatan :

  • Pada konteks diri pribadi - berusaha membersihkan pikiran dari pengaruh-pengaruh ajaran selain Allah dengan perjuangan spiritual di dalam diri, mengerjakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Pada konteks ini,umat muslim harus belajar lebih dalam tentang agama islam,melaksanakan syariat islam.dengan cara berusaha melawan nafsu yang terdapat didalam diri karena Nabi Muhammad pernah bersabda :


" Kita baru kembali dari satu peperangan yang kecil untuk memasuki peperangan yang lebih besar...’, yang membuat para Sahabat terkejut dan bertanya, "Peperangan apakah itu wahai Rasulullah ? " Baginda Rasulullah berkata, "Peperangan melawan hawa nafsu." 
(Riwayat Al Baihaqi)


Nafsu adalah hal yang sangat2 manusiawi,terkadang kita terpengaruh,hingga akhirnya terjebak mengikuti hawa nafsu saja.terkadang kita sering menunda2 sholat,mengulur2 waktu,ketika adzan berkumandang malah masih asyik dengan aktivitasnya msaing2.nah lho,klo sudah begini apa yang terjadi,apakah kita sudah menegakan agama islam?? Sudah membela islam..??...jawabannya NO,disinilah kelemahan umat islam jaman sekarang,ingin agamanya dipandang baik tapi dirinya tidak mencerminkan umat islam yang baik.bagaimana mau dikatakan membela islam sementara dirinya sendiri jauh dari melaksanakan syariat islam...!!  contoh nyata Rasulullah saw ,beliau menegakan islam tidak hanya dengan perkataan tapi dengan tindakan nyata yang ada pada diri beliau,ketika beliau menjadi seorang pedagang,beliau akan membedakan antara barang yang masih baik tapi bagus kualitasnya dengan barang yang baik tapi tidak terlalu bagus kualitasnya.dan disini pembeli akan memilih sendiri barang yang diinginkannya dengan harga yang berbeda tentunya,dan kualitas yang beda pula.di situ sudah bisa kita lihat bahwa Rasulullah sudah mencontohkan syariat islam dengan tindakan.karena orang akan lebih mengenal/mencintai islam jika islam itu sudah terbukti benar dengan tindakan yang nyata,maka dari itu tuk membangkitkan agama Islam umat islam harus memeperdalam pemahaman agamanya dan melaksanakan islam dalam kesehariannya.seperti mengucapkan salam ketika bertemu dengan saudara sesama muslim,tanpa banyak bicarapun agama islam akan dikenal dengan baik oleh seluruh manusia jika umat2nya menjalankan syariat islam dengan baik,

Mata adalah jendela jiwa,pepatah mengatakan seperti itu,,yang artinya dari melihat maka kita akan jatuh cinta.nah dari situ,kita akan bisa menebarkan agama islam secara luas tanpa harus banyak berkata2.bukan berarti tidak boleh brdakwah dengan lisan,maksud saya disini adalah berjihad harus dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu
Maka  akan berdampak luas untuk perkembangan islam.


  • Komunitas - Berusaha agar Din pada masyarakat sekitar maupun keluarga tetap tegak dengan dakwah dan membersihkan mereka dari kemusyrikan.

Setelah berjihad melwan hawa nafsu maka dampaknya akan menyebar kepada orang2 sekitar kita,terutama keluarga kita,nah dengan begitu akan tercipta keluarga yang sangat2 kokoh menjalankan syariat islam,menjalankan syariat islam pada tiap2 anggota keluarga,ini adalah cerminan keluarga yang islami.yang berjihad dijalan Allah,menegakan syariat dengan cara misalnya selalu sholat berjama’ah,diskusi masalah agama,agar  setiap anggota keluarga memahami betul agama islam secara mendalam.dengan menjalankan syariat islam secara benar maka akan tercipta suatu keharmonisan,kekompakan dalam keluarga tersebut,seperti yang saya terangkan sebelumnya. Islam itu agama yang bisa membawa keharmonisan,kedamaian,serta ketentraman bagi pemeluknya.dan dampak luasnya akan menjajadi  keluarga2 yang cinta kepada islam secara nyata,,,yang berdampak pada sebuah negara.maka terbentuklah negara islam yang benar2 islam.karena setiap warga negaranya sudah benar dalam menjalankan syariat islam.Subhanallah....Indahnya hidup dalam naungan islam.

        *   Kedaulatan - Berusaha menjaga eksistensi kedaulatan dari serangan luar, maupun pengkhianatan dari dalam agar ketertiban dan ketenangan beribadah pada rakyat di daulah tersebut tetap terjaga termasuk di dalamnya pelaksanaan Amar Ma'ruf Nahi Munkar. Jihad ini hanya berlaku pada daulah yang menggunakan Din Islam secara menyeluruh (Kaffah).


Nah disini artinya berjihad membela agama,berjuang menyebarkan agama islam,mengenalkan islam pada dunia,bahwa islam itu agama yang benar,agama yang membawa perdamaian,caranya adalah dengan menunjukan betapa indahnya hidup dengan naungan Islam,dengan kita menjadi umat islam yang baik,itu sudah cerminan berjihad dijalan Allah,membela islam,menegakan agama islam.menyebarluaskan islam.

Kebanyakan orang yang belum mengerti arti jihad yang sesungguhnya selalu memaknai jihad dengan peperangan secara fisik,padahal islam tidak mengajarkan kekerasan,islam agama yang cinta akan kedamaian.hingga kaum/umat agama lain  mengklaim klo islam itu teroris Astagfirullah miris banget dengernya.di sinilah letak kesalaham umat islam jaman sekarang,kita boleh berjihad tapi bukan memaksa.dalam Al-Quran jelas tertulis La ikra ha fiddin (tidak ada paksaan dalam beragama).

Agama tidak hanya perlu ucapan lisan, namun yang lebih penting adalah keridhoan memeluk agama tersebut. Iman itu dikatakan dengan lisan, dibenarkan dengan hati dan dibuktikan dengan amal perbuatan. Seseorang yang dipaksa untuk memeluk agama, misalnya di bawah pengaruh ancaman, walaupun seseorang itu mengucapkan dengan lisannya (dengan terpaksa) bahwa ia memeluk agama “A” namun hatinya menolak maka percuma saja. Percuma saja lisan berkata saya masuk agama “A” namun hatinya masih beragama “B”. Wajarlah bila Allah SWT berfirman:
Tidak ada paksaan untuk  agama ; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut  dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 256).

Namun, tidak sedikit juga masih ada kelompok-kelompok Islam tertentu yang sering memaksakan kehendaknya agar seseorang masuk agama Islam, baik melalui teror, penawanan dan sebagainya. Mereka ini sering disebut sebagai kelompok jihad, bagi yang kurang paham tentang jihad dan fiqhnya. Mereka ini pula sering disebut sebagai kelompok teroris,.

Maka berhati-hatilah generasi penegak Islam dalam belajar agama.Islam itu agama yang indah cinta akan kedamaian penuh dengan ukhuwah/persaudaraan kenapa harus ada kekerasan.?? Disinilah kita harus memahami,mendalami,apa yang dimaksud dengan jihad dijalan Allah,seperti yang sudah saya terangkan diatas.usia muda,calon penerus penegak islam rentan sekali tercuci otaknya.dengan doktrin2 yang menyatakan jihad itu harus dengan fisik/kekerasan.belajarlah agama yang benar.jadilah umat islam yang baik,yang tidak arogan,ciri2 umat islam yang baik adalah cinta akan kedamaian menjauhi permusuhan .

Islam memperlakukan Muslim/non-Muslim secara adil.
Dalam Daulah Khilafah Islamiyah, Muslim maupun non-Muslim akan mendapatkan perlakuan sesuai dengan ketentuan-ketentuan syariat. Hak-hak mereka sebagai warga negara dijamin penuh oleh Negara.
Orang non-Muslim tidak akan dipaksa untuk masuk Islam. Islam juga tidak akan memberangus peribadatan-peribadatan mereka. Islam membiarkan non-Muslim untuk hidup berdampingan dengan kaum Muslim selama mereka tidak memusuhi dan memerangi kaum Muslim.
Orang-orang non-Muslim yang hidup dalam Daulah Islamiyah, atau disebut dengan kafir dzimmi, mendapatkan perlakukan dan hak yang sama dengan kaum Muslim. Harta dan darah mereka terjaga sebagaimana terjaganya darah dan harta kaum Muslim. Bahkan Rasulullah saw. pernah bersabda dalam sebuah hadis hasan, sebagaimana dituturkan al-Khathib dari Ibnu Mas'ud:

Siapa saja menyakiti kafir dzimmi, maka aku berperkara dengannya. Siapa saja yang berperkara denganku, maka aku akan memperkarakannya pada Hari Kiamat. (As-Suyuthi, Al-Jâmi‘ ash-Shaghîr).

Rasulullah saw bersabda :

Siapa saja yang membunuh kafir mu‘ahad (yang mengadakan perjanjian dengan Daulah Islamiyah, red.), dia tidak akan mencium wangi surga, padahal sesungguhnya wangi surga itu sudah bisa tercium dari jarak perjalanan 40 tahun. (HR al-Bukhari).

Nah sudah jelaskan?? Islam itu agama yang cinta damai.kita boleh berjihad secara fisik jika dalam suatu Negara,terjadi peperangan atau pembantaian,umat islam dilarang atau bahkan dibunuh,atau masjid2 dihancurkan,itu yang dimaksud dengan jihad dijalan Allah sampai titik darah penghabisan,seperti yang terjadi di palestina beberapa decade yang lalu.jikalau Negara kita aman2 saja,baik2 saja.tak terjadi peperangan/pertikaian/pembunuhan untuk apa kita memakai kekerasan.cukuplah kita berjihad dengan menegakan syariat islam,mengokohkan ketauhidan yang ada didalam diri kita,berperang melawan hawa nafsu,menebarkan ajaran islam secara benar.

Salah sekali jika melakukan bom bunuh diri,meledakan sebuah gedung dikatakan sebagai alasan jihad,Astagfirullah,….agama islam tidak mengajarkan hal2 seperti itu.hemmm….ada yang mengatakan kalo itu tuk memerangi kaum yahudi,wwaahhhhh kamu melebihi kuasa Allah,jikalau Allah berkehendak melenyapkan suatu kaum..maka mudah saja bagiNya.dengan cara misal menengelamkan Negara yang  mayoritasnya beragama yahudi.bukankah Allah pemilik jagad raya ini??...Allah saja masih memberi nafas kehidupan untuk manusia yang enggan menyembahNya.kenapa kita yang hanya berstatuskan hamba,melebihi kuasa Allah dengan meniadakan/melakukan pembunuhan dengan cara melakukan pemboman disuatu tempat dengan alasan itu jihad dijalan Allah.sungguh itu adalah kebatilan…..!! jihad yg sesungguhnya bukan seperti itu.

Kenapa bisa terjadi seperti itu..?? dikarenakan pemahaman yang ada didalam dirinya masih kurang.itulah pentingnya memahami betul ajaran islam itu.yukk..kita sebagai umat muslim benahi lagi cara berpikir kita,jangan sampe kita salah mengartikan kata2 jihad,letak kesalahan bukan pada ajaran islam tapi kekeliruan umat islam dalam memahami ajaran agama islam.maka dari itu carilah guru yang paham benar bagaimana dan seperti apa ajaran islam itu.kaula muda satu pesan saya berhati2lah dalam belajar,jangan sampai pola pikir anda terpengaruh,mengikuti hawa nafsu saja dengan memaksakan kehendak anda,ingatklah umat islam yang baik adalah mencintai karena Allah,membenci juga karena Allah.dan mencintai keharmonisan,kedamaian.bukankah agama islam itu agama yang membawa keberkahan hidup?? Kenapa jadi salah arti dengan kekerasan..!! miris sekali dibelahan dunia sana islam sudah dicap sebagai teroris,,,,ya Allah ampuni kami  umat islam yang ada diseluruh dunia karena belum menjalankan syariat/ajaran islam secara benar.Aamiin…

Maka dari itu kaula muda,jadilah umat islam yang baik agar islam tidak dihujat,dicaci maki,dituduh sebagai teroris,jadilah umat islam yang bisa memahami perbedaan,tunjukan agama islam itu agama yang benar.agama yang lurus,yang benar2 bisa membuat hidup kita didunia menjadi tentram,damai…!! Dengan cara menjadi muslim yang berkepribadian baik,arif,dan bijaksana.

BUAT KAULA MUDA SEMANGAT BERJIHAD FI SABILILLAH….^_^

Itu saja akhir postingan saya kali ini,semoga dengan tulisan saya bisa bermanfaat dan membuat umat islam khususnya saya sendiri memahami ajaran islam secara benar,secara lurus,Aamiin,…

Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar